27 Agustus 2026

Kapolrestabes Medan, Newsglobalindo.net// Kombes Jean Calvijn Simanjuntak, menyatakan bahwa berdasarkan hasil investigasi awal dan pemeriksaan menggunakan alat pendeteksi gas, ledakan diduga kuat berasal dari kebocoran pipa gas tanam atau pipa gas bawah tanah. Tim Jibom dan Gegana Brimob juga telah diterjunkan ke lokasi untuk memastikan penyebab pastinya.

Ledakan berpusat di sebuah rumah mewah berlantai tiga dengan Nomor 3B di Kompleks Grand Polonia, Jalan Perhubungan Udara, Kelurahan Suka Damai, Kecamatan Medan Polonia.
Identitas Pemilik: Pihak kepolisian belum merilis nama resmi pemilik rumah. Namun, rumah tersebut dihuni oleh satu keluarga (termasuk seorang bapak/lansia, istri, anak balita) serta para asisten rumah tangga.

Kondisi di lapangan saat ini masih dalam proses evakuasi menggunakan alat berat karena bangunan mengalami kerusakan struktural yang sangat parah (balkon roboh dan struktur utama miring).

Korban Selamat: 2 orang penghuni rumah berhasil selamat dan dievakuasi, yaitu sang ayah/lansia dan seorang anak balita berusia 4 tahun (saat ini dirawat di rumah sakit).

Korban Terjebak/Tertimbun: Hingga malam ini, dilaporkan ada 4 orang yang diduga masih terjebak di dalam reruntuhan. Mereka adalah istri pemilik rumah dan 3 orang asisten rumah tangga (ART). Petugas SAR gabungan masih terus melakukan pencarian.

Korban Luka Lainnya: Sekitar 4 hingga 6 orang pekerja bangunan yang sedang merenovasi rumah di sebelah lokasi juga mengalami luka-luka akibat terkena material bangunan dan serpihan kaca.

Kerusakan Sekitar: Kuatnya getaran ledakan berdampak pada 6 hingga 7 rumah di sekitarnya (kaca pecah dan dinding retak) serta merusak sedikitnya 3 unit mobil mewah yang tertimpa reruntuhan balkon di halaman depan.
Saat ini area tersebut telah disterilkan dan dipasang garis polisi karena kondisi sisa bangunan dinilai tidak stabil dan rawan roboh susulan. (Ohk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *